Perjalanan menuju Bulan- Aan Mansyur

Perjalanan menuju Bulan- Aan Mansyur


 

 

 

 

 

Spesifikasi Produk

HARGARp. 50.000,-
ISBN978-602-291-391-7
Berat200 Gram
Halaman112
Jenis CoverSoft Cover
 BLURB
pergi adalah kemestian
bagi seorang anak. pergilah.
bertualanglah. jangan hilang.
dan di antara segala
kemungkinan, pulang semata
satu pilihan.
kita tahu, ingatan tidak butuh
jam tangan—hanya seseorang
di kejauhan.
sebelum rela kau kulepaskan,
apa pun kelak menimpa hidupmu,
aku ibumu selamanya. pergilah.
kau tidak boleh merasa iba
dan bersalah.
biarkan jiwaku menghutan
bersama waktu dan pertanyaan:
di mana sesungguhnya ingatan
berumah. di kepala. di dada.
di angkasa.
atau di udara?
Intisari
Berisi kumpulan puisi yang terinspirasi dari film Another Trip to the Moon karya Ismail Basbeth. Puisi-puisinya akan ditemani dengan ilustrasi, foto-foto, dan lagu-lagu yang juga diinspirasikan dari film tersebut.
Tentang Penulis
M. Aan Mansyur adalah penyair muda yang dikenal sebagai penyair tersukses di Indonesia saat ini. Kumpulan puisinya Melihat Api Bekerja dan Tiada New York Hari Ini (kumpulan puisi untuk film Ada Apa dengan Cinta 2) adalah buku kumpulan puisi paling laris di Indonesia, total terjual lebih dari 10.000 eksemplar. Selain penyair, Aan juga pustakawan dan salah satu penggagas Makassar International Writer Festival.
BUKU PEMINATAN SISWA FISIKA KELAS 10 MEDIATAMA

BUKU PEMINATAN SISWA FISIKA KELAS 10 MEDIATAMA

BUKU CARA NABI MENDIDIK ANAK PEREMPUAN (PRO-U MEDIA)

BUKU CARA NABI MENDIDIK ANAK PEREMPUAN (PRO-U MEDIA)

Penulis : Misran Jusan & Armansyah 
Halaman : 324 hlm
Dimensi : 16 x 20 cm
Berat : 335 Gram
Tahun : 2016
ISBN : 978-602-7820-49-4
Harga : Rp 65.000

BLURB :
Dalam Islam, anak perempuan mendapat perhatian khusus karena ia memiliki peranan yang sangat penting. Mereka adalah calon istri yang kelak akan menjadi seorang ibu di tengah-tengah keluarganya. Mereka adalah calon pendidik bagi anak-anak mereka sekaligusbenteng rumah tangga islami yang penuh keberkahan.
Begitu banyak buku yang membahas pendidikan anak (parenting) islami.Namun,belumbanyak yang secara khusus dan fokus mengupas pendidikan terkaitanak perempuan. Mendidik anak perempuan tidak bisadisamakan dengan mendidik anak lelaki, terutamadalam beberapa aspektertentu. Karenaitulahsecara khusus buku ini dihadirkankepadapembacasekalian.
Fokus utama dari buku ini adalah bagaimana agar pendidikan islami tersebut bisaditerapkankepada anak-anak perempuan. Dengan memperhatikan setiap fase perkembangannya, buku ini memberikan jawaban kepada orangtua bahwa Islam memiliki pola pendidikan yang khusus untuk mereka. Di tengah hirukpikuknya persoalan yang melanda anak dan remaja perempuan saat ini, buku ini tentu sangat diperlukan oleh keluarga-keluarga Muslim, terutama keluarga yang ingin menerapkan pendidikan islami bagi anak-anak perempuannya.

Kisah Untuk Geri by Erisca Febriani

Kisah Untuk Geri by Erisca Febriani





BLURB :
"Gue emang cinta sama lo, tapi gue nggak mungkin kan, bertahan sama seseorang yang nggak bisa buka hatinya buat gue? Gue sayang lo, tapi gue lebih sayang sama diri gue sendiri. Jadi, gue ikhlasin lo. Semoga nanti kita sama-sama dipertemukan dengan orang yang balas mencintai kita.
Karena apa yang lebih membahagiakan dibanding cinta yang berbalas?”

Geri Alfian Putra. Cowok biang rusuh di SMA Garuda yang selalu bisa bersikap manis pada gadis-gadis, kecuali pada satu orang. Itu adalah Dinda, gadis yang sudah melemparkan sinyal permusuhan semenjak kali pertama mereka berjumpa.
Dinda Kamalia Putri, si Queen Bee, pemimpin geng The Satan dan banyak dipuja cowok karena kecantikannya. Sampai akhirnya kondisi hidupnya berubah dengan cepat, jatuh dalam sekejap.

Semua perhatian yang dia suka hilang. Dan, satu-satunya cara mengembalikan itu semua adalah dengan meminta Geri menjadi pacarnya. Namun, Dinda lupa, bersama Geri berarti juga bersama luka dan kecewa. Lalu, pada akhirnya, dia paham, hubungan mereka hanyalah bencana, dan merupakan gerbang awal dari sakitnya rasa patah hati.


KISAH UNTUK GERI
Penulis : Erisca Febriani
Ukuran : 13 x 19 cm
390 halaman
Harga : Rp97.000 JUAL Rp. 92.000,-
ISBN : 978-602-5713-85-9
Penerbit Kata Depan


 
OWNER BUGENVIL BOOKSTORE

OWNER BUGENVIL BOOKSTORE


Hallo teman-teman, kalau kalian masih ragu beli di toko ini, yuk kenalan dulu ownernya.
Namanya Centini, ups itu nama panggung. Nama aslinya Risa Pramita, masih sekolah di salah satu kampus ternama di Kebumen, mana lagi kalau bukan STIE PUTRA BANGSA. Wanita yang sering menyebut dirinya Centini ini, memang suka banget sama namanya buku tapi belum bisa bikin buku, makanya jualan buku dulu. Tulisannya pernah di muat di salah satu koran nasional loh, kalian bisa kunjungi web pribadinya di Zanuarresmi, di sana banyak postingan tulisannya.

Untuk lihat kesehariannya bisa tuh berteman di akun facebook   Risa Pramita, atau di IG-nya Risa Pramita.


Nah, awal mula punya toko buku ini memang karena hobi, selain itu memang di Kebumen jarang banget ada toko buku. Susah cari buku. Makanya bagi temen-temen yang malas ke toko buku  bisa belanja di BUGENVILBOOKSTORE. Kalian bisa belanja di mana saja, shoppe, tokopedia, instagram, facebook, atau langsung ke kontak WhatsApp.


Review Matahari Tere Liye (Buku Ketiga Serial BUMI)

Review Matahari Tere Liye (Buku Ketiga Serial BUMI)



Novel MATAHARI, Tere Liye - Cushion by sayangbantal.










Novel MATAHARI, Tere Liye –
Sebenarnya novel Matahari karya Tere Liye ini launching pertama kali bulan Juli tahun ini. Saya ketinggalan hampir 3 bulan. Tapi, untungnya saya masih bisa merasakan euforia hebohnya serial BUMI ini. Sampai sekarang udah cetakan ke sekian (entahlah). Temen saya dapet novelnya cetakan ke 6 dan saya ke 2, padahal sama-sama terbit bulan agustus bukunya. Intinya novel Matahari ini sangat laris. Banyak sekali penggemar petualangan tiga remaja: Raib, Seli, dan Ali ini yang tidak sabar menunggu setahun untuk memenuhi rasa penasaran mereka pada kisah kelanjutannya.
Waktu dulu ambil BUMI di Gramed, tidak punya ekspetasi apa-apa. Yang saya pikirkan cuma pengen beli novelnya Tere Liye yang terbaru, dan dapetnya BUMI. Tertarik karena BUMI berbeda dari novel-novel Tere Liye yang lain yang dijejer di sebelahnya. Terutama karena sinopsisnya sangat berbau fantasi. Dan itulah yang membuat saya tanpa berpikir dua kali langsung melenggang ke mbak-mbak kasir.
Usai baca BUMI, enggak sabar nunggu BULAN (tahun depannya), lalu setelah baca BULAN, sangat merana karena harus nunggu MATAHARI setahun lagi.
Saya salut dengan marketing serial BUMI ini. Jarak setahun bagi saya tidak terlalu lama. Dalam setahun itu rasanya penerbit memanfaatkan waktu untuk membaca antusias publik terhadap novel yang sudah mereka terbitkan. Penerbit akan menyiapkan strategi bagus untuk merespons antusias itu. Kalau publik tidak terlalu antusias, buat apa menghabiskan banyak dana dan waktu untuk novel yang tidak ‘dicintai’ banyak orang?

Apa wajib baca BUMI dan BULAN dulu sebelum baca Matahari?
Jawabannya tidak wajib, tapi dianjurkan. Kalau misalnya kamu udah gak sabar banget pengen baca Matahari, baca aja. Ketika di tengah perjalanan nemu hal yang membingungkan tinggal tanya sama yang udah baca ketiganya. Nah, kalau misalnya terbersit, ‘Duh, gue kudu baca BUMI BULAN dulu, nih,’ silakan aja. Namun, saya tetap bilang jangan paksakan diri baca runtut kalau memang belum ada niat kuat untuk berkutat dengan novel series. Apalagi kalau kamu bukan pelahap buku fiksi.
Details Book
Judul: MATAHARI
Penulis: Tere Liye
Tebal: 400, cetakan kedua Agustus 2016 (Gramedia Pustaka Utama)
Genre: Fantasi
Segment: Teen, Young
Rating: to me 4. goodreads 4.3

Sinopsis
Hampir semua review menampilkan sinopsis atau blurb. Saya juga akan menampilkannya. Buat kamu yang udah pernah baca sinopsis novel ini, lewati saja.
Namanya Ali, 15 tahun, kelas X. Jika saja orangtuanya mengizinkan, seharusnya dia sudah duduk di tingkat akhir ilmu fisika program doktor di universitas ternama. Ali tidak menyukai sekolahnya, guru-gurunya, teman-teman sekelasnya. Semua membosankan baginya. Tapi sejak dia mengetahui ada yang aneh pada diriku dan Seli, teman sekelasnya, hidupnya yang membosankan berubah seru. Aku bisa menghilang, dan Seli bisa mengeluarkan petir. Ali sendiri punya rahasia kecil. Dia bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian bertualang ke tempat-tempat menakjubkan. Namanya Ali. Dia tahu sejak dulu dunia ini tidak sesederhana yang dilihat orang. Dan di atas segalanya, dia akhirnya tahu persahabatan adalah hal yang paling utama.

Jalan Cerita
Di novel ini usia Raib, Seli, dan Ali 16 tahun. Saat liburan semester tiba, Ali mengajak Raib dan Seli untuk menjelajah dunia paralel lain, yaitu Dunia Klan Bintang (di novel sebelum ini, mereka sudah mendatangi Dunia Klan Bulan dan Matahari). Jangan keliru, Tere Liye memang sengaja membuat setting tidak sesuai dengan judul novelnya. Di novel BUMI settingnya adalah Dunia Klan Bulan, di BULAN settingnya Dunia Klan Matahari, di novel Matahari settingnya Dunia Klan Bintang. Jadi kemungkinan di novel keempat, BINTANG akan bersetting di Dunia Klan Bumi. (Lho? Ada novel keempatnya kak? | Iya ada. | Kirain cuma trilogi. | Iya, kirain dulu juga gitu.)
Mereka melakukan penjelajahan menuju Klan Bintang tanpa teleportasi. Mestinya mereka bisa melakukannya seperti dulu ketika mengunjungi Klan Bulan dan Matahari karena Raib masih memegang Buku Kehidupan yang bisa membuka portal antarklan, namun Raib dilarang menggunakan buku itu hingga waktu yang tidak ditentukan. Mereka akhirnya melakukan perjalanan fisik menggunakan kendaraan canggih berbentuk kapsul buatan Ali. Novel Matahari ini memang fokus ke Ali. Tere Liye membeberkan sebagian kecil kehidupan Ali (dalam keluarganya) dan sebagain besar tentang kejeniusan bocah ini.
Dunia Klan Bintang tidak terletak jauh di galaksi sana atau di planet lain. Ali yang pertama kali menyadarinya lewat hipotesis yang mengejutkan. Sebenarnya semua klan hidup di Bumi. Tiga klan, Bumi, Bulan, dan Matahari hidup di permukaan, di satu wilayah yang sama namun tidak saling bersinggungan. Seperti halnya kita di rumah masing-masing sebenarnya tinggal bersama makhluk tak kasat mata dan kita tidak saling bertabrakan. Bedanya, kita tidak bisa melihat mereka, sedangkan mereka mungkin bisa melihat kita. Hah, serem. Menurut Ali, Klan Bintang hidup di perut bumi, Ali memiliki penjelasan yang masuk akal. Selama ribuan tahun lokasi itu telah dirahasiakan dari klan lain. Bahkan tidak ada catatan khusus yang menjelaskan tentang Klan Bintang dari sekian juta giga file referensi yang ditampung oleh perpustakaan besar di Klan Bulan. Namun Ali sanggup mengaitkan berbagai macam pengetahuan yang ia peroleh dari Klan Bulan dan Matahari hingga akhirnya membuat dugaan yang mengejutkan.
Dalam perjalanan, ketiga bocah itu menemui berbagai masalah, diserang oleh hewan-hewan buas seperti yang ada di sampul novel ini, yaitu ular besar dan kelelawar raksasa. Buletan kayak kecoa di sebelah kelelawar itu apa, kak? | Oh, itu pesawat kecil yang mereka tumpangi. | Yah? Kelelawarnya gede banget dong? | Iya, segede sapi. | Bohong. | Dibilangin gak percaya.
Sampai di Dunia Klan Bintang mereka ditangkap sebagai penyusup, sebab seribu tahun lebih Klan Bintang tidak berhubungan dengan dunia klan lain. Dibanding klan lain, Klan Bintang merupakan klan yang paling maju teknologinya. Uniknya klan mereka tidak memiliki keturunan dengan kekuatan super seperti klan lain.
Di novel Matahari ini muncul tokoh-tokoh baru: Faar, Kaar, Meer, Laar, dan Sekretaris Dewan Kota. Sekretaris inilah yang menjadi tokoh antagonis. Dia digambarkan sebagai sosok manusia yang haus kekuasaan (politik) dan dia tidak ingin ada seorangpun yang menghalangi rencananya untuk menjadi penguasa di Dunia Klan Bintang. Ia merasa, kedatangan Raib, Seli, dan Ali berpotensi merusak rencananya sehingga ia menangkap ketiga bocah itu beserta Faar dan Kaar yang telah membantu ketiganya.
Perjuangan mereka untuk meloloskan diri dibalut dengan bumbu persahabatan yang mengharukan antara Raib, Seli, dan Ali. Setelah mereka berhasil lolos, mereka membawa informasi penting untuk disampaikan ke semua klan yang ada di permukaan sebab pertempuran besar akan terjadi. (*)

Saya berharap di novel keempat pertempuran besar benar-benar terjadi. Sebab, bukankah itu yang lebih menjual? Kisah-kisah besar dan bencana adalah cerita yang sangat membuat kita ingin tahu bukan? Kalau yang terjadi adalah jagoan bisa dengan mudah menyelamatkan diri dan akhirnya tidak terjadi sesuatu, tentu sangat membosankan dan menjengkelkan. Kita semua tentu mengamini hal ini. Untungnya di setiap konflik yang dibangun oleh Tere Liye dalam ketiga novelnya, hampir semua menyudutkan tokoh utama dan memaksa pembaca untuk turut berpikir bagaimana caranya agar tokoh-tokoh itu selamat.

Banyak rasa berbagai novel dan film dalam novel Matahari. Kalu kamu penggemar Harry Potter, kamu akan menemukan rasa magic di novel ini. Kalau kamu penggemar Doraemon, kamu akan merasa alat-alat canggih Doraemon turut serta dalam novel ini. Kamu bisa menemukan keganasan makhluk seperti di novel I am Number Four, atau kengerian senjata-senjata seperti dalam film The Maze Runner, Divergent, atau Star Trek. Tapi kamu tidak akan menemukan cumbu manis atau seks di novel ini. Tere Liye sengaja membuatnya bersih. Barangkali dia ingin novel ini menjadi bacaan wajib remaja sekarang. Bukan tentang cinta-cintaan tapi tentang persahabatan yang dituangkan bak kisah-kisah seperti dalam dongeng.
Saya merekomendasikan novel ini pada remaja, juga guru-guru bahasa Indonesia (amat baik kalau tahu apa yang kini tengah dibaca siswa mereka). Dan saya biarkan kamu untuk memutuskan sendiri karena saya yakin kamu bukan remaja lagi. [ ]
CARA BELANJA DI BUGENVIL BOOKSTORE

CARA BELANJA DI BUGENVIL BOOKSTORE

 

Dengan cara:
*Screenshot gambar buku yang ingin dibeli
*Sertakan alamat lengkap untuk pengecekan ongkir
*Kirim ke 089 666 089 531

Atau Klik Akun Tokopedia kami untuk promo gratis ongkir Bugenvilbookstore 
atau akun shopee kami BugenvilBookstore

Terima kasih. 😘

Nb: sebagian foto dari google
 
Copyright © 2015. bugenvil bookstore
Design By Risa Pramita