Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Dilan Bagian Kedua: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991

Dilan Bagian Kedua: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991

Harga : Rp. 69.000,-











"Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap."
―Milea

"Senakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek Agama."
―Dilan
Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990



Harga :  Rp.  69.000,-








Deskripsi
Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja" (Dilan 1990)

"Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang." (Dilan 1990)

"Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli." (Milea 1990)


Bahasa : Indonesian
Negara : Indonesia
Penerbit : MIZAN
Penulis : Pidi Baiq
Jumlah halaman : 333
Buku Syair-Syair Cinta Abu Nawas

Buku Syair-Syair Cinta Abu Nawas



 Harga : Rp. 55.000,-









Deskripsi :
Seolah-olah bening air mata pada rona pipinya
Mengisahkan mutiara yang bertebaran di daun yang indah
Wahai cahaya mataku, jika kau menahan tangis
Lalu memanggil orang yang membuatmu menangis
Tentu ia akan bangkit dari liang kubur

***

Buku ini merupakan antologi puisi cinta (ghazaliyat) karya Abu Nuwas. Antologi ini berisi 50 puisi cinta pilihan yamg diterjemahkan dari karya lengkap Abu Nuwas, yaitu Diwan Abi Nuwas yang ditahkik oleh Ahmad Abdul Majid Al-Ghozali.

***

Dimensi
18 × 12 × 2 cm

Bahasa
Indonesia

Format
Paperback

ISBN
978-623-90721-1-7

Penerbit
Circa

Penulis
Abu Nawas

Tahun Terbit
2019
The Last Secret of the Temple

The Last Secret of the Temple

Harga : Rp.95.000 Jadi  Rp. 85.000,-
Judul :The Last Secret of the Temple  
No. ISBN "9789793064567
Penerbit : Alvabet 
Tanggal terbit : Maret - 2008
Jumlah Halaman : 608
Berat Buku : 550 gr
Jenis Cover : Soft Cover
Dimensi(L x P) : 125x200mm
Kategori : Mistery-Thriller
[Review] ALIAS – Ruwi Meita

[Review] ALIAS – Ruwi Meita

 
 
 
 
 
 
 
Penerbit : Rak Buku
Genre : Horor, Thriller, Romance, Fiksi
Kategori : Adult
Terbit : 2015
Tebal : ii + 236 hlm
ISBN : 978 – 602 – 732 – 301 – 8
Harga : Rp. 49.000
Jeruk seorang penulis novel romance yang sedang naik daun. Dia harus rela menjalin hubungan jarak jauh dengan kekasihnya, Alan, demi menjaga neneknya yang mengidak Alzheimer di Yogyakarta.
Suatu hari, dia menemukan liontin perak dengan hiasan batu berwarna putih susu. Bentuknya seperti tetesan air. Dan saat Jeruk membuka liontin itu, ada sebuah foto tua yang di belakangnya tertulis nama Rinai.
“…Sebuah hubungan itu bertahan lama bisa terjadi karena dua hal, pertama karena kebutuhan dan yang kedua karena ketergantungan. Bisa juga karena keduanya.” – Alan – hlm. 57
Bermula dari itulah, Jeruk menggunakan nama Rinai sebagai nama alias saat dia menulis novel horornya. Dia tidak bisa menuliskan namanya di novel horor itu karena editornya melarang dia menulis novel selain romance.
Alan tampak tidak menyukai keberadaan Rinai yang menyaingi kepopuleran novel Jeruk. Dia tak tahu jika Rinai adalah Jeruk. Memang hanya satu orang yang tahu rahasia ini, Darla sahabat baik Jeruk sejak kecil.
“Darla, selama aku masih bisa merasakan ketakutan dan memiliki imajinasi, aku bisa menulis novel horror. Kamu tahu, imajinasi lebih mengerikan dari pada hantu mana pun.” – Jeruk – hlm. 40
Anehnya, cerita dalam novel Rinai bisa terwujud menjadi kenyataan, sangat persis dengan cerita di dalam novelnya. Hanya saja, nama korbannya tidak sama.
Mereka, termasuk Jeruk tidak tahu ada sesuatu di belakang kisah-kisah yang ditulis Jeruk saat dia menjadi Rinai. Awalnya, Jeruk hanya menganggap semua yang terjadi hanya kebetulan. Namun, perlahan dia merasa ada yang janggal. Eru – Mahameru hadir untuk menguatkan misteri-misteri yang sedang terjadi. Dia menyadarkan Jeruk tentang bahaya yang sedang mengancam mereka semua.
“Kadang kala kita harus selalu waspada dan untuk itu kita membutuhkan prasangka dan dugaan. Jangan abaikan prasangka buruk sebab dunia ini jahat…” – Alan – hlm. 35
Mampukah Jeruk mengehentikan aksi balas dendam Rinai. Padahal, Rinai adalah dirinya. Bagaimana caranya dia bisa menghentikan dirinya sendiri?
Alias, novel horor thriller yang berbaur dengan romance.
Membaca bab pertamanya saja, aku sudah terhisap dalam kisahnya. Apalagi saat membaca kalimat puitis penuh misteri yang diucapkan Uti Greti, nenek Jeruk.
 “Pernahkah pelangi menangis karena hujan dan langit tak mau mewarnainya? Jika sempat, tolong katakan pada hujan untuk meniti satu kali pada tiga puluh tahun kesunyian di ujung pelangi yang tak terbatas. Mungkin saja asa yang tersesat menemukan jalan pulang dan darah tak harus tercurah pada telaak yang beku.” – Uti Greti – hlm. 2
Kalimat ini mengandung kode. Apalagi saat Jeruk menemukan liontin itu. Lalu, muncul kasus dan ternyata kasus itu tampak seperti kisah novel Rinai yang jadi kenyataan. Semua langsung memunculkan rasa penasaranku.
Membaca novel thriller horor benar-benar menarik. Aku seperti terus diajak main tebak-tebakan dan ingin segera sampai pada bagian akhir karena aku penasaran dengan cara penyelesaiannya.
Karakter Jeruk yang tampak manis terasa pas jika dia menulis novel romance. Namun, ternyata ada sesuatu yang lain di dalam dirinya. Jeruk sejak kecil sudah mempunyai kemampuan berimajinasi menciptakan kisah-kisah horor, sampai-samapi Darla benar-benar dibuatnya takut.
Namun, aku merasa Jeruk tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Alan merubahnya menjadi apa yang dia mau. Aku tak habis pikir, kenapa Jeruk mau-mau saja menjadi orang lain demi cinta Alan. Padahal, aku yakin Jeruk bisa hidup tanpa Alan.
Sejak awal, aku memang tidak terlalu suka dengan karakter Alan yang selalu memperhatikan penampilannya. Cewek saja kalah sama kepeduliannya pada penampilan. Kayaknya, penulis memang ingin menciptakan Alan sebagai cowok yang tidak disukai pembaca karena ada Eru.
Eru ini kebalikan dari Alan. Rambutnya panjang dan sering dicepol. Dia tak tahu fashion seperti Alan. Namun, ini cowok yang sebenarnya. Penulis memang tidak membuat Eru menjadi cowok yang bisa meluluhkan hati semua cewek. Namun, sikapnya itu malah bikin tanpa sadar aku menaruh perhatian padanya.
Pada dasarnya aku suka keseluruhan novel ini. Meskipun horor, namun penulis tidak membuat pembaca ketakutan. Malah menjadi begitu menikmati. Karena hantunya juga nggak yang berdarah-darah atau yang menakutkan seperti di film-film horor Indonesia.
Penyelesaiannya bagus. Endingnya udah bisa membuat pembaca bernapas lega. Tapi, pas di titik akhir malah dibuat penasaran kembali dan aku tak menemukan bagaimana akhir yang sebenarnya. Sepertinya, penulis ingin pembaca membuat endingnya sendiri.
Rating untuk novel ini 3,5 dari 5 bintang.
Yang Fana Adalah Waktu- Sapardi joko Damono

Yang Fana Adalah Waktu- Sapardi joko Damono

Harga  : Rp. 83.000,-











Bahasa:Indonesian
Negara:Indonesia
Penerbit:Gramedia Pustaka Utama
Penulis:Sapardi Djoko Damono
Jumlah halaman:212

buku ketiga dari Trilogi Novel Hujan Bulan Juni
Jual Buku Arimbi- Anjar Lembayung

Jual Buku Arimbi- Anjar Lembayung


Harga : Rp. 30.000,-









Judul: Arimbi
Penulis: Anjar Lembayung
Penerbit: Scritto Books
Tahun terbit: 2018
Tebal: 212 halaman
ISBN: 978-602-51347-0-8

Blurb:
Namaku Arimbi; wanita yang jauh dari kata beruntung. Begitulah aku mendeskripsikan seluruh diriku. Usia yang tak lagi muda, 28 tahun. Seorang guru seni serabutan di sekolah-sekolah elite di Jakarta. Selalu sulit mengatakan tidak ataubisa dibilang aku seorang ‘yes-man’. Lebih memilih berdiam diri di pojokan sambil membaca buku daripada bersosialisasi dengan sekitar. Juga, ehmmm… terlalu baik, lebih tepatnya gampang dibodohi oleh orang yang berkamuflase sebagai sahabat.
Nama Arimbi yang Eyang Kakung sematkan padaku sekarang menjadi kutukan ketidakberuntungan hidup yang kujalani. Tentu saja bukan tanpa alasan aku mengatakan itu sebagai kutukan. Setahuku dewi Arimbi dalam tokoh pewayangan itu adalah sosok buruk rupa. Itu artinya, Eyang Kakung mendoakanku menjadi itik buruk rupa, ya seperti dewi Arimbi itu. Dan benar hal itu terjadi dalam hidupku; menjadi itik buruk rupa di antara gemilangnya teman-teman di sekelilingku.
Perjalanan menuju Bulan- Aan Mansyur

Perjalanan menuju Bulan- Aan Mansyur


 

 

 

 

 

Spesifikasi Produk

HARGARp. 50.000,-
ISBN978-602-291-391-7
Berat200 Gram
Halaman112
Jenis CoverSoft Cover
 BLURB
pergi adalah kemestian
bagi seorang anak. pergilah.
bertualanglah. jangan hilang.
dan di antara segala
kemungkinan, pulang semata
satu pilihan.
kita tahu, ingatan tidak butuh
jam tangan—hanya seseorang
di kejauhan.
sebelum rela kau kulepaskan,
apa pun kelak menimpa hidupmu,
aku ibumu selamanya. pergilah.
kau tidak boleh merasa iba
dan bersalah.
biarkan jiwaku menghutan
bersama waktu dan pertanyaan:
di mana sesungguhnya ingatan
berumah. di kepala. di dada.
di angkasa.
atau di udara?
Intisari
Berisi kumpulan puisi yang terinspirasi dari film Another Trip to the Moon karya Ismail Basbeth. Puisi-puisinya akan ditemani dengan ilustrasi, foto-foto, dan lagu-lagu yang juga diinspirasikan dari film tersebut.
Tentang Penulis
M. Aan Mansyur adalah penyair muda yang dikenal sebagai penyair tersukses di Indonesia saat ini. Kumpulan puisinya Melihat Api Bekerja dan Tiada New York Hari Ini (kumpulan puisi untuk film Ada Apa dengan Cinta 2) adalah buku kumpulan puisi paling laris di Indonesia, total terjual lebih dari 10.000 eksemplar. Selain penyair, Aan juga pustakawan dan salah satu penggagas Makassar International Writer Festival.
Kisah Untuk Geri by Erisca Febriani

Kisah Untuk Geri by Erisca Febriani





BLURB :
"Gue emang cinta sama lo, tapi gue nggak mungkin kan, bertahan sama seseorang yang nggak bisa buka hatinya buat gue? Gue sayang lo, tapi gue lebih sayang sama diri gue sendiri. Jadi, gue ikhlasin lo. Semoga nanti kita sama-sama dipertemukan dengan orang yang balas mencintai kita.
Karena apa yang lebih membahagiakan dibanding cinta yang berbalas?”

Geri Alfian Putra. Cowok biang rusuh di SMA Garuda yang selalu bisa bersikap manis pada gadis-gadis, kecuali pada satu orang. Itu adalah Dinda, gadis yang sudah melemparkan sinyal permusuhan semenjak kali pertama mereka berjumpa.
Dinda Kamalia Putri, si Queen Bee, pemimpin geng The Satan dan banyak dipuja cowok karena kecantikannya. Sampai akhirnya kondisi hidupnya berubah dengan cepat, jatuh dalam sekejap.

Semua perhatian yang dia suka hilang. Dan, satu-satunya cara mengembalikan itu semua adalah dengan meminta Geri menjadi pacarnya. Namun, Dinda lupa, bersama Geri berarti juga bersama luka dan kecewa. Lalu, pada akhirnya, dia paham, hubungan mereka hanyalah bencana, dan merupakan gerbang awal dari sakitnya rasa patah hati.


KISAH UNTUK GERI
Penulis : Erisca Febriani
Ukuran : 13 x 19 cm
390 halaman
Harga : Rp97.000 JUAL Rp. 92.000,-
ISBN : 978-602-5713-85-9
Penerbit Kata Depan


 
 
Copyright © 2015. bugenvil bookstore
Design By Risa Pramita